Malam lagi
sob,..hahaha...selalu malam ya gk pernah
siang...
Kali ini Ane ingin menambah
koleksi celotehan Ane. Judul
kali ini ane ter inspirasi dari teman ane yang ada dibandung, tidak
sengaja
swaktu melihat FB, statusnya muncul di branda Ane. Saya lupa siapa
namanya,
tapi nama di FB nya Uiida... Dia merupakan anak dari teh eneng yang
dulunya
swaktu Ane di bandung sering main – main kesana karena teman – teman ane
ngekos
disana. Menurut sobat –sobat semua boneka cantik bernyawa?? Apakah ini??
Rada - rada horor ni dari Judulnya...hahaha, tenang sob ini cerita
tetang menjaga hati wanita...
Langsung aja baca ceritanya Sob...
Langsung aja baca ceritanya Sob...
Cerita ini bukan kisah nyata,
hanya ispirasi saja yang
terbentuk sendiri dengan alamiah. Kesamaan cerita, tokoh atau waktu yang
sama
merupakan kebetulan tanpa disengaja.
Disuatu daerah yang
berada di Pulau Jawa, Provinsi Jawa Barat, tepatnya Bandung hiduplah
seorang
Gadis Geulis ( cantik ) yang bernama Tukiem dan seorang pemuda lajang
yang
berpenampilan sederhana, tidak ganteng namun tidak juga jelek, tidak
kaya harta
namun kaya hati namanya adalah Sarmanok.
Tukiem dan Sarmanok sudah lama berteman, sejak kecil mereka sering
bermain bersama menghabiskan waktu berdua seharian. Setelah dewasa
Sarmanok
menaruh hati kepada Tukiem, namun Tukiem hanya menganggap Sarmanok
sebagai
sahabat yang baik untuknya. Tukiem Jatuh Cinta kepada seorang lelaki
kota yang
tampan nan gagah, berasal dari keluarga yang dielimpangi oleh harta,
lelaki itu
bernama Paijok. Paijok merupakan mahasiswa lulusan luar negri. Ia
bersekolah
menuntut ilmu ke negara Jerman guna mengambil pendidikan Sarjana Teknik.
Namun
ada sikapnya yang tidak baik dilihat oleh kebanyakan orang, sifatnya
yang
sombong dan tidak peduli lingkungan. Paijok pun menerima cintanya
Tukiem,
secara Tukiem adalah wanita yang geulis ( cantik). Namun melihat segi
ekonominya Tukiem ini berasal dari keluarga kelas bawah, maka Paijok
yang
terkenal dengan kesombongannya itu sedikit malu untuk mengatakan bahwa
Tukiem
adalah Pacarnya. Tukiem sering merasa sedih karena tingkah laku Paijok,
disaat
sedih hadirlah Sarmanok (yang emang mencintai Tukiem namun tidak pernah
mengatakan isi hatinya kepada Tukiem) untuk menghiburnya. Anehnya
Sarmanok
selalu berhasil membuat Tukiem tertawa diwaktu Tukiem bersedih. Sarmanok
memiliki keahlian khusus yaitu pandai melawak. Lawakannya selalu
berhasil
membuat Tukiem tertawa disaat sedih, hal inilah yang membuat Tukiem
merasa
nyaman berada disisi Sarmanok, namun hanya sebatas Sahabat, sedangkan
Sarmanok
menginginkan Tukiem menjadi kekasihnya, namun Sarmanok dapat
menyembunyikan
perasaannya itu kepada Tukiem, ia takut kalau Tukiem tahu isi hatinya
Tukiem
akan menghindar dari dirinya. Baginya yang penting adalah dapat melihat
Tukiem
tertwa dan bahagia itu sudah cukup. Sarmanok sendiri tidak menyukai
sikap
Paijok yang selalu membuat Wanita yang ia cintai itu sedih.
Tanpa sengaja disaat Sarmanok
berjalan – jalan disebuah
Mall di bandung, ia melihat Paijok sedang berjalan bersama wanita. Ia
terkejut
melihat wanita itu ternyata bukan Tukiem. Mereka terlihat sangat mesra
sekali,
bergandengan tangan. Melihat hal ini Sarmanok tidak bisa mengendalikan
diri.
Wajar saja dia marah melihat lelaki buaya ini mengkhiyanati wanita yang
ia
cintai. Tanpa banyak basa – basi Sarmanok menghampiri Paijok dan dengan
segera
memukul wajah ya...Ketepppppoooooo.... ( ada ya suara pukulan
ketepok,..hahahahaha)
Pajiko :
“ sialan lo, datang – datang main nonjok aja,..kurang
ajar...ketepookkk...”
Paijok pun memukul
kembali Sarmanok...dan sarmanok memukul kembali
paijokkk..kateepookkk....
Dengan segera satpam
mall melerai mereka. Sarmanok berteriak – teriak di tengah keramaian
Mall.
Sarmanok
: “ Lo lelaki buaya...tega banget lo
hiyanati kepercayaan yang diberikan sahabat gue
am lo,
lo emang bajingan, bangsat..”
Perkelahian mereka
dengan segera menjadi tontonan publik buat para pengunjung Mall
tersebut.
Paijok : “ Eh lo bagus –
bagus kalau
bicara, lo siapa?? Sahabat lo siapa??”
“ Gua
gak pernah menghiyanati siapapun, lo jangan asal bicara” Ujarnya yang
berbohong menutup – nutupi kejelekannya
didpan
wanita yag sedang bersamanya.
Paijok pun mengajak
pergi wanita yang sedang bersamanya tersebut, “ Ayo han kita pergi dari
sini. Ada
orang gila disini” ujarnya kepada wanita tersebut.
Sarmanok pun datang ke rumha Tukiem guna menyampaikan apa
yang dilihatnya tadi. Sarmanok pun menyampaikan berita tersebut. Namun
Tukiem
tidak percaya dan menuduh Sarmanok memfitnah Paijok. Kali ini Sarmanok
merasa
sakit hati dan memutuskan untuk menemui Paijok bersama – sama untuk
membuktikan
perkataan Sarmanok.




0 comments:
Post a Comment